"Kamu gapapa kalau aku gak kesana?"
Ini hari jumat. Selalu ada kunjungan wajib setiap hari jumat ketempatku. Maklum jarak kami cukup jauh, butuh setidaknya mengosongkan jumat-sabtu-minggu untuk bisa bertemu.
"Gak masalah, kamu kan sakit. Aku justru khawatir kalo malah kamu maksa nanti kenapa-kenapa dijalan" aku membalas pertanyaannya via telefon.
"Ya sudah jangan lupa minum obat, sekarang istirahat yang cukup. Maafkan aku belum bisa menjenguk, masih ada ujian"
Justru karena persiapan ujian ini aku butuh dia untuk mengajariku, sekalian ada waktu yang kita habiskan bersama. Ga masalah toh? Yang penting buat aku semangat belajar. Sekarang aku belajar di kamar sahabatku, yang akan pergi sebentar lagi.
"Gue pergi dulu ya, nanti lo kalo mau balik ke kamar lo jangan lupa bawa kunci kamar gue"
yah sekarang aku sendiri, sahabatku sudah pergi. Aku mengacungkan jempol, mengiyakan perkataannya tadi.
"Kamu cepat tidur sana, cepat sembuh ya aku lanjut belajar dulu" sambung ku lagi. Aku masih tersambung via telefon.
"Iya, sekali lagi maaf"
Aku melanjutkan kegiatan belajarku. Tapi tak lama ketukan pintu kamar sahabatku membuatku menghentikan kegiatan ini. Ah kebiasaaan, pasti dia balik lagi deh buat ambil sesuatu yang ketinggalan. Memang temanku itu orang yang pelupa.
Aku berjalan ke arah pintu lalu membukannya "apa yang ketingg..."
Aku bungkam. Oh tuhan, manusia ini yang lima menit lalu berbicara denganku via telfon, mungkin sedang terlentang lemah diatas kasur, tiba tiba muncul di depan pintu. Aku bahagia luar biasa.
"Kamu ngapain kesini? Katanya sakit" tanyaku heran.
"Surprise" ucapnya sembari tersenyum lebar.
Detik berikutnya giliran aku yang tersenyum
Hari Jum'at memang selalu se spesial ini kah?


0 Comentarios